Permasalahan Medco Masih Belum Selesai

Sekayu – Kamis (25/07/2019), telah dilaksanakan Rapat Lanjutan Hasil Audiensi yang pada Rapat sebelumnya telah di berikan waktu selama 1 (satu) Minggu untuk Musyawarah antara PT. Medco Energy dan 3 (tiga) Desa yaitu Masyarakat Desa Rantau Keroya, Masyarakat Desa Petaling dan Masyarakat Desa Teluk Kijing dengan Jumlah KK yang terdampak sebanyak 12 KK yaitu 3 (tiga) KK sudah selesai dilakukan pembayaran Kompensasi sedangkan 9 (sembilan) KK belum ada Penyelesaian dipimpin Abusari, SH.,M.Si selaku Ketua DPRD Muba dihadiri Dinas Lingkungan Hidup Muba, Kapolres Muba AKBP Andes Parwanti, SH.,MM, Pihak Dandim Muba, PT. Medco Energy, Sekretaris Camat Lais, Perwakilan Masyarakat Desa Rantau Keroya, Perwakilan Masyarakat Petaling dan Perwakilan Masyarakat Teluk Kijing.

Rapat Lanjutan ini Membahas tentang Permohonan Penyelesaian atas lahan yang terdampak Pencemaran Limbah Minyak Akibat Kebocoran Pipa PT.Medco Energy yang berada di wilayah Desa Rantau Keroya, Persyaratan Lebung Lidi dan Tambang Ayam

Musyawarah antara PT. Medco Energy dan 9 (sembilan) KK meliputi Desa Rantau Keroya dan Desa Petaling belum ada penyelesaian dan kesepakatan, masyarakat meminta kelanjutan dari masalah Pencemaran limbah minyak akibat Kebocoran Pipa PT. Medco Energy.

Kami sudah melakukan berbagai upaya tentang Inventarisasi bersama pihak Pemerintah yang terkait & sudah menentukan luas lahan pada masing-masing Masyarakat yang terdampak, melakukan kebersihan pada lahan yang terdampak dan sudah melakukan pendekatan pada masyarakat Desa Rantau Keroya dan Masyarakat Desa Petaling terkait pembayaran Kompensasi tapi belum menemukan titik terang. Harapannya dalam rapat ini agar bisa mencari Solusi dari permasalahan ini, tanggapan dari Pihak PT. Medco Energy.

Permasalahan ini sudah sampai kepada Kapolda dan Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Selatan dan menunggu hasilnya. Jangan sampai ada Konfllik antara Perusahaan dan Masyarakat, diharapkan bisa menemukan Titik terang. tanggapan dari Kapolres Kab. Muba.

Masyarakat meminta Ganti Rugi dan Kompensasi dari Perusahaan, masalah Kebersihan Lingkungan akibat limbah Minyak itu urusan dari Pihak Perusahaan.

DPRD Muba hanya bisa memfasilitasi tapi tidak bisa memutuskan tentang permasalahan ini, masalah ini akan direkomendasikan kepada Bupati Kab. Muba untuk menindaklanjuti hasil Rapat pada tanggal 27 Mei, 18 Juli & 25 Juli 2019 di ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD sehingga akan membentuk Tim Terpadu dengan Melibatkan Seluruh Dinas yang Terkait. Jika tidak ada penyelesaian juga maka pihak masyarakat yang bersangkutan berhak membawa masalah ini ke Penegak Hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *